Artikel Populer

Pemuda dan momentum kebangkitan

Pemuda dan momentum kebangkitan

Ada ungkapan menarik dari seorang tokoh pergerakan Islam Hasan Al Banna "pemuda adalah pilar kebangkitan, dan pada setiap kebangkitan pemuda adalah rahasianya"

Ungkapan yang sedernaha namun substabtif. Al Banna mendefinisikan tentang posisi pemuda yang memiliki peran sangat strategis dan selalu menghiasi setiap catatan kebangkitan sebuah bangsa atau peradaban.

Bila merujuk pada literatur sejarah, ungkapan tersebut ibarat sebuah kesimpulan dari sebuah narasi panjang tentang perjalanan kaum muda dalam mewarnai jatuh bangunnya peradaban dan bangsa-bangsa sepanjang sejarah manusia. Oleh karena itu diskusi tentang pemuda ini tidak pernah sepi dan selalu menjadi tema yang menarik, disamping soal peran kesejarahannya yang melekat juga pemuda ini adalah sosok yang unik dan sensasional.

Sejarah tentang kepahlawanan dalam momentum-momentum kebangkitan sebuah bangsa dan peradaban, tidak pernah terjadi kecuali jika di dalamnya ada komunitas kaum muda sebagai aktor utamanya. Itulah yang disebut Al Banna sebagai "rahasia kebangkitan" dengan membawa citarasa perubahan ke arah yang lebih baik.

Saya sepakat dengan pendapat yang mengatakan bahwa peran dan fungsi  pemuda itu sebagai iron stock(cadangan masa depan) dan agen of change(agen perubahan), karena itu disadari atau tidak itulah yang menjadi ciri utama dan selalu melekat pada sosok pemuda, sehingga jika sebuah bangsa atau peradaban memiliki harapan lebih pada mereka itu adalah sebuah hal yang sangat wajar seperti  ungkapan yang sering kita dengar bahwa pemuda adalah harapan bangsa.

Bagi negara- negara yang jumlah kaum mudanya sangat banyak melebihi kaum tuanya, maka hal itu dapat menjadi jaminan masa depan yang baik, namun jika sebaliknya maka kehancuran negara tersebut tinggal menunggu waktu. (Iman Budiman - presiden AFMY)


Komentar

  1. Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar

Kategori